Akhirnya Pemerintah Normalkan Kembali Aplikasi Telegram

Rabu, 02 Agustus 2017 - -

Pemerintah Indonesia dalam hal ini melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah menyetujui akan melakukan normalisasi aplikasi telegram berbasis web dalam minggu-minggu ini setelah sarana itu diblokir sejak 14 Juli 2017. Tentu saya secara pribadi senang mendengarnya, kursus online dan sharing ilmu melalui group telegram bisa tetap lancar tidak ada kendala yang berarti.

Konferensi pers dilaksanakan usai pertemuan Pavel Durov (CEO Telegram) dan Kementerian Kominfo untuk menindaklanjuti mekanisme penanganan konten negatif terutama terorisme sekaligus upaya membuka blokir Telegram oleh pemerintah.

Dalam pertemuan itu keduanya sepakat membentuk saluran khusus komunikasi antara kementerian dengan Telegram sehingga menjadikan penanganan konten negatif menjadi lebih efektif.

Durov mengatakan, pemblokiran aplikasi Telegram berbasis web akibat dari adanya salah paham yang terjadi dalam komunikasi via email antara Kementerian Kominfo dan pihak Telegram.

Sebelumnya, keputusan pemblokiran terhadap 11 DNS Telegram berbasis web dilakukan setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika mengirimkan permintaan melalui email.

Permintaan menutup ribuan konten terorisme dan radikalisasi yang tersebar dalam 11 DNS itu dikirim mulai 29 Maret 2016 sampai 11 Juli 2017.

Namun semua permintaan itu tidak mendapatkan tanggapan. Mengenai hal itu, Durov menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan itu dan mengakui telah menerima email komunikasi dari Kemkominfo, pada 16 Juli 2017. (sumber)

Silahkan tinggalkan komentar anda disini dan Terimakasih anda mau menuliskan nama anda.

Koleksi Tutorial Blog

Arsip Blog