Tampil di Android

Info Penting

Tutorial Blogger Terlengkap Sistematis dilengkapi Video Tutorial

T utorial blogger di internet sangat banyak pilihannya, anda bisa memilih tutorial mana yang akan anda ikuti dan praktikkan supaya anda bi...

Artikel Terbaru

Formasi CPNS Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun 2018

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2018, Kementerian Keuangan memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk bergabung sebagai CPNS yang akan ditugaskan di unit kerja Kementerian Keuangan sebagai berikut:

Baca: Daftar Instansi yang Tunjangan Gajinya Tinggi, salah satunya Kementerian Keuangan


UNIT PENEMPATAN:

Pelamar dapat memilih unit penempatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau Non DJBC.
Non DJBC meliputi:

  1. Sekretariat Jenderal (SETJEN);
  2. Direktorat Jenderal Pajak (DJP);
  3. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA);
  4. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN)
  5. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN);
  6. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK);
  7. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR);
  8. Badan Kebijakan Fiskal (BKF);
  9. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).

JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JENIS FORMASI

Kementerian Keuangan membutuhkan pegawai dengan jumlah total 597 formasi sebagai berikut:

Formasi Umum





Formasi Khusus



*) Tabel Unit Penempatan sesuai dengan formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan dapat dilihat pada link berikut https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/

KRITERIA PELAMAR

1. Formasi Umum merupakan pelamar lulusan Perguruan Tinggi yang memenuhi kualifikasi pendidikan dan persyaratan sebagaimana dalam pengumuman ini.

2. Formasi Khusus terdiri dari:
a. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude)
1) Pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat cumlaude/dengan pujian dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan;
2) Pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara sebagaimana dimaksud pada angka 1) diatas dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

b. Penyandang Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, dengan kriteria:
1) Mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
2) Mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi;
3) Mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda;
4) Melampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2.

c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat (Putra/i Papua) merupakan pelamar keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
3. Pelamar sebagaimana angka 1 (satu) dan 2 (dua) wajib memenuhi persyaratan pelamaran sebagaimana dalam pengumuman ini.

PERSYARATAN PENDAFTARAN


  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  2. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau tidak pernah diberhentikan karena pelanggaran/hukuman bagi pegawai swasta;
  4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah;
  5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;
  8. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya;
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh pemerintah;
  10. Pelamar formasi Umum, Penyandang Disabilitas dan Putra/i Papua merupakan lulusan Perguruan Tinggi dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam BAN-PT dengan tingkat pendidikan:
    a. Magister (S2) dengan IPK Minimal 3,00 (tiga koma nol dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan) dari skala 4;
    b. Sarjana (S1) dengan IPK Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan) dari skala 4;
    c. Diploma Umum (DIII) dengan IPK minimal 2,75 (dua koma tujuh lima dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan) dari skala 4;

    Bagi pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan penyetaraan nilai dari Kemenristekdikti.
  11. Usia yang dihitung berdasarkan tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah pada saat pelamar melakukan pendaftaran online:
    a. Minimal 18 tahun dan maksimal 30 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S2;
    b. Minimal 18 tahun dan maksimal 28 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S1;
    c. Minimal 18 tahun dan maksimal 23 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan DIII;
    d. Khusus bagi pelamar Penyandang Disabilitas batas usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S1 dan DIII.
  12. Pelamar yang memilih unit penempatan DJBC harus memenuhi kriteria:
    a. Tinggi badan minimal 155cm untuk perempuan dan 165cm untuk laki-laki;
    b. Tidak cacat badan;
    c. Tidak buta warna;
    d. Tidak dalam keadaan hamil pada saat proses seleksi sampai dengan pengangkatan PNS;
    e. Kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri;
    f. Lulus pemeriksaan laboratorium.

TATA CARA PENDAFTARAN


Pendaftaran dilaksanakan secara online mulai tanggal 26 September 2018 s.d. 10 Oktober 2018 dengan tahapan sebagai berikut:
1. Buat akun pada portal https://sscn.bkn.go.id/ dengan cara:
a. Isi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK/NIK Kepala Keluarga;
b. Isi biodata dan kolom lainnya secara cermat dengan membaca petunjuk yang ada. Kesalahan dalam pengisian biodata dapat mengakibatkan pelamar tidak lulus Seleksi Administrasi.
c. Upload Pas Foto dengan latar belakang merah dalam format JPG;
d. Cetak Kartu Informasi Akun.
2. Log in ke https://sscn.bkn.go.id/ dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
3. Upload swafoto (foto selfie) dengan memperlihatkan KTP/Surat Keterangan Pengganti KTP dan Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
4. Lengkapi data diri pelamar pada kolom yang disediakan.
5. Pelamar memilih instansi Kementerian Keuangan dilanjutkan dengan memilih jenis formasi, kemudian pelamar memilih pendidikan sesuai ijazah, jabatan, lokasi formasi dan lokasi tes, serta mengisi data lain yang harus dilengkapi.
6. Pelamar mengunggah/upload soft file berkas berjenis PDF File, sebagai berikut:
a. Scan asli KTP/Surat Keterangan Pengganti KTP;
b. Scan asli Ijazah. Bagi pelamar lulusan luar negeri ditambahkan scan penyetaraan ijazah dan penyetaraan nilai dari Kemenristekdikti pada halaman berikutnya dan dijadikan dalam satu file.
c. Scan asli Transkrip Nilai, bila lebih dari satu halaman maka dijadikan dalam satu file;
d. Scan asli Surat Pernyataan yang dapat diunduh/download pada portal https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/ dengan disertakan tanda tangan pelamar dan materai Rp.6000 (unggah/upload pada kolom surat lamaran);
e. Bagi pelamar formasi khusus ditambahkan scan dokumen pendukung lainnya sebagai berikut:
1) KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran/surat keterangan lahir pelamar dan surat keterangan hubungan keluarga dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku (dijadikan dalam satu file), untuk pelamar Putra/i Papua;
2) Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, untuk pelamar Penyandang Disabilitas;
3) Sertifikat Akreditasi BAN-PT yang menyatakan bahwa program studi pelamar terakreditasi dengan peringkat A dan Sertifikat Akreditasi BAN-PT yang menyatakan bahwa perguruan tinggi pelamar terakreditasi dengan peringkat A (dijadikan dalam satu file), untuk pelamar Cumlaude Lulusan Dalam Negeri; atau Surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara sebagaimana dimaksud pada romawi III angka 2 huruf a poin 1) dari Kemenristekdikti, untuk pelamar Cumlaude Lulusan Luar Negeri.

Pastikan dokumen yang diunggah/upload dapat terbaca. Kesalahan dalam mengunggah/upload dokumen dapat mengakibatkan pelamar tidak lulus Seleksi Administrasi.
8. Simpan data yang telah dicek di form Resume dan pastikan bahwa data tersebut terisi dengan lengkap dan benar. Data yang telah dikirim tidak dapat diubah dengan alasan apapun.
9. Cetak dan simpan dengan baik Kartu Pendaftaran SSCN 2018. Kartu Pendaftaran SSCN 2018 digunakan sebagai bukti telah menyelesaikan proses pendaftaran melalui SSCN 2018.

Lebih lengkap informasi tentang Formasi CPNS Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun 2018, silahkan download di bawah ini:

Resmi!, Seleksi Penerimaan CPNS Kab. Semarang Formasi Tahun 2018

Pemerintah Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah akan mengadakan seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 sejumlah 364 dengan formasi sebagai berikut:

1. Formasi Umum

a. Tenaga Guru : 181 formasi
b. Tenaga Kesehatan : 140 formasi
c. Tenaga Teknis Lainnya : 20 formasi

2. Formasi Khusus Cumlaude

a. Tenaga Guru : 5 formasi
b. Tenaga Teknis Lainnya : 7 formasi

3. Formasi Khusus Disabilitas

Tenaga Teknis Lainnya : 4 formasi

4. Formasi Eks Tenaga Honorer K-2

a. Tenaga Guru : 6 formasi
b. Tenaga Kesehatan : 1 formasi

Jumlah total 364 formasi.

Informasi mengenai persyaratan umum, persyaratan khusus, tata cara pendaftaran, pelaksanaan ujian, akan diinformasikan sebelum tanggal pendaftaran dimulai melalui portal https://sscn.bkn.go.id dan www.semarangkab.go.id, demikian terimakasih.

Lebih lengkap silahkan anda download file informasi resmi di bawah postingan ini, atau baca langsung pada lampiran dokumen di bawah ini.


Syarat dan Ketentuan Mengikuti Simposium Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2018

Dalam rangka peningkatan kreativitas Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang strategis untuk memecahkan permasalahan terkini di bidang pendidikan, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan akan menyelenggarakan Simposium Guru Pendidikan Menengah dengan tema “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus di Era Revolusi Industri 4.0”, dengan ketentuan sebagai berikut:

A. Pemilihan di Tingkat Provinsi

  1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi mengusulkan 1 (satu) guru untuk kelompok guru SMA, 1 (satu) guru untuk kelompok guru SMK dan 1 (satu) guru untuk kelompok guru SDLB/SMPLB/SMALB/SLB sebagai calon peserta simposium tingkat nasional
  2. Usulan paling lambat pada tanggal 20 September 2018 pukul 24.00 WIB.

B. Seleksi di Tingkat Nasional

  1. Berdasarkan kelengkapan persyaratan, presentasi dan hasil penilaian karya tulis, Ditjen GTK akan menetapkan 3 (tiga) pemenang 1, 2, dan 3 untuk masing-masing kategori.
  2. Pelaksanaan Simposium tanggal 1 s.d. 5 Oktober 2018 di Jakarta

C. Persyaratan Peserta

  1. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV)
  2. Guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Guru Tetap Yayasan (GTY) serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya.
  3. Memiliki NUPTK atau yang sedang proses NUPTK dibuktikan dengan nomor registrasi proses.
  4. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling.
  5. Mempunyai masa kerja sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta, sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dibuktikan dangan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan bagi GTY.
  6. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah).
  7. Belum pernah menjadi pemenang I, II, dan III simposium tingkat Nasional tahun 2016 dan 2017.
  8. Melampirkan karya tulis ilmiah sesuai dengan tema yang dipilih. 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi subdit kesharlindung telepon: 021-57974106 atau saudara Fachrizal (081398438164) pada jam kerja Waktu Indonesia Barat (WIB).




KETENTUAN PENULISAN


1. Topik

Tema Simposium “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus di Era Revolusi Industri 4.0”. Pilihan topik dari masing-masing kelompok satuan pendidikan adalah sebagai berikut :
a. SMA
1) Membangun Budaya Literasi di SMA
2) Penguatan Pendidikan Karakter di SMA
3) Penguatan Kompetensi dan daya saing siswa Era Revolusi Industri
4) Optimalisasi Pendidikan Inklusif di SMA
5) Menumbuhkan budaya kewirausahaan bagi siswa SMA
b. SMK
1) Membangun Budaya Literasi di SMK
2) Penguatan Pendidikan Karakter di SMK
3) Model pembelajaran dengan pabrik pembelajaran (teaching factory)
4) Optimalisasi Pendidikan Inklusif di SMK
5) Menyiapkan kemandirian dan kewirausahaan bagi siswa SMK
c. Pendidikan Khusus
1) Membangun Budaya Literasi di Sekolah Pendidikan Khusus
2) Penguatan mutu pendidikan penyandang disabilitas untuk memasuki perguruan tinggi
3) Menyiapkan kemandirian dan kewirausahaan penyandang disabilitas
4) Peningkatan mutu pendidikan di Daerah 3T
5) Pengembangan pendidikan layanan khusus

2. Teknik Penulisan Naskah

a. Ditulis dengan huruf Times New Roman ukuran huruf (font) 12 pt pada kertas HVS ukuran A4, diketik 1,5 spasi dengan batas tepi/margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 4 cm,
dan bawah 3 cm. Khusus untuk ukuran huruf tabel dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan.
b. Jumlah halaman antara 15 – 20 halaman, tidak termasuk daftar pustaka dan lampiran.
c. Dilampiri surat “Pernyataan Keaslian” yang ditandatangani oleh yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah serta dibubuhi meterai 6000.
d. Melampirkan biodata atau CV penulis disisipi oleh photo kanan atas.
e. Karya yang telah dikirim menjadi hak milik panitia.
f. Karya tulis diunggah ke http://kesharlindungdikmen.id/.

Download Pedoman Simposium Tahun 2018

Sebagai implementasi wujud kepedulian Pemerintah agar guru selalu berusaha mengembangkan diri dan termotivasi untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus akan menyelenggarakan Simposium Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dalam rangka Hari Guru Nasional Tahun 2018. Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen, Bab I Pasal 1, Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah yang memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional tersebut. Untuk menjalankan tugas utama guru harus memiliki kompetensi: pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.

Simposium Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tingkat Nasional Tahun 2018 merupakan wahana yang berguna untuk menuangkan ide, gagasan, best practice, hasil penelitian, dan mencari pemecahan masalah strategis tentang pendidikan dengan melibatkan unsur pakar perguruan tinggi, praktisi pendidikan, pemerhati pendidikan, LSM pendidikan, guru tingkat nasional. Simposium ini juga mempresentasikan karya ilmiah guru dalam bentuk presentasi, forum ilmiah, dan pameran hasil karya ilmiah guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Berdasarkan amanat undang-undang tersebut di atas, maka dalam rangka memperingati hari guru nasional tahun 2018 diselenggarakan kegiatan Simposium Tingkat Nasional.

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................... i
DAFTAR ISI ................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ......................................... 1
B. Dasar Hukum ............................................ 2
C. Tujuan ....................................................... 3
D. Manfaat ..................................................... 3
E. Dampak ..................................................... 3
BAB II PENGERTIAN, PERSYARATAN, SASARAN, DAN SIFAT PENYELENGGARAAN
A. Pengertian ................................................. 3
B. Persyaratan Peserta ................................... 3
C. Topik Simposium ...................................... 6
D. Deskripsi Masing-Masing Sub Tema ........ 7
E. Sistematika Penulisan ................................ 19
BAB III KEPANITIAAN, PENJURIAN, DAN MEKANISME PENYELENGGARAAN
A. Kepanitiaan ................................................ 22
B. Penilaian dan Penjurian .............................. 23
C. Jadwal Penyelenggaraan ............................. 23
D. Penghargaan ................................................ 23
E.Pembiayaan ................................................... 24
F.Mekanisme Penyelenggaraan ........................ 24
BAB IV PENUTUP........................................... 25

Follow Me


Iklan

Tutorial Blogger

Arsip Blog