Download Tabel Poin di Pengembangan Kompetensi (PMM)
Poin dihitung dengan memilih ‘Rencana Hasil Kerja’ sesuai dengan minat dan pengembangan diri Anda. Setiap Rencana Hasil Kerja memiliki poin yang berbeda-beda.
A plikasi Yasin dan Tahlil terbaik nomor 1 di Google dan Playstore kaya akan fitur dan konten yang bermanfaat untuk amalan sehari-hari u...
Dalam rangka mendukung pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan platform merdeka mengajar. Untuk mengakses Platform Merdeka Mengajar tersebut, guru harus melakukan aktivasi Akun Pembelajaran.
Platform ini terdiri dari dari 4 (empat) fitur yaitu:
a. perangkat ajar;
b. laman kelas dan asesmen murid;
c. pelatihan mandiri dan video inspirasi; dan
d. bukti karya saya
Platform Merdeka Mengajar terdiri dari 4 (empat) fitur dengan tujuan dan manfaat penggunaannya sebagai berikut:
1. Perangkat Ajar Perangkat Ajar adalah kumpulan bahan ajar, modul ajar, modul proyek, atau buku teks. Melalui produk Perangkat Ajar, Guru dapat dengan mudah menemukan inspirasi materi pembelajaran sesuai dengan domain dan fase dimana Guru mengajar. Selanjutnya, Guru dapat menggunakan produk Perangkat Ajar untuk:
a. mengunduh perangkat ajar ke ponsel atau gawai lainnya masingmasing;
b. membagikan tautan Perangkat Ajar melalui WhatsApp, surat elektronik (email), atau kanal lainnya;
c. memberikan umpan balik jika Guru merasa terbantu dengan suatu perangkat ajar;
d. mengetahui tingkat rekomendasi suatu Perangkat Ajar, dengan melihat berapa kali suatu Perangkat Ajar disukai dan diunduh oleh guru lain; dan
e. menandai modul ajar/Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP+) pilihan, agar bisa mengaksesnya kembali dengan mudah di platform Merdeka Mengajar.
Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/loginPMM
Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/KelasPMM
Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/AsesmenPMM
Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/VideoPelatihanPMM
Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/BuktiKaryaPMM
Lebih lengkapnya bisa didownload di bawah ini:
"Yang sekarang PNS akan menunggu batas usia pensiun, semua yang baru nanti akan jadi PPPK," ujar Bima.
Alhamdulillah..., ini yang ditunggu-tunggu.... akun G-Suite Education Gratis dari kemendikbud dengan domain belajar.id.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id. Akun elektronik tersebut dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik.
Simak video cara mendapatkan dan mengaktifkan akun pembelajaran disini.
Akun Pembelajaran ini dibuat dengan tujuan mendukung kegiatan Belajar dari Rumah (BDR) di masa pandemi. Akun Pembelajaran selanjutnya dapat digunakan oleh peserta didik SD dan Program Paket A kelas 5 dan kelas 6, SMP dan Program Paket B kelas 7 sampai dengan kelas 9, SMA dan Program Paket C kelas 10 sampai dengan kelas 12, SMK kelas 10 sampai dengan kelas 13, dan SLB kelas 5 sampai dengan kelas 12. Kemudian juga pendidik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta tenaga kependidikan yaitu kepala satuan pendidikan dan operator.
Penggunaan Akun Pembelajaran Belajar.id bersifat opsional. Apabila Akun Pembelajaran tidak diakses oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sama sekali sampai 30 Juni 2021 maka Akun Pembelajaran tersebut akan dinonaktifkan secara otomatis.
Pertama, Akun Pembelajaran otomatis mendapatkan akses ke layanan pendukung pembelajaran dalam G Suite for Education yang siap pakai dan telah banyak digunakan publik.
Kedua, pembuatan dan penggunaan Akun Pembelajaran bebas biaya.
Ketiga, penggunaan layanan pendukung pembelajaran dalam G Suite for Education bebas biaya. Keempat, sistem Google mampu mengelola puluhan juta akun sekaligus dengan keamanan tingkat tinggi.
Kelima, akun yang sama dapat digunakan untuk mengakses layanan lain milik Kemendikbud, serta berbagai layanan pembelajaran lainnya di luar ekosistem Google.