2 Guru yang Cocok Untuk Mengajar Prakarya

Rabu, 18 Juni 2014 - -

Pada tulisan sebelumnya saya pribadi menyampaikan, jika Guru TIK disuruh mengajar mata pelajaran PRAKARYA, maka ini saya katakan kebijakan "NGAWUR", dan dibelakang hari saat beberapa rekan guru TIK ada yang mengikuti diklat guru mata pelajaran Prakarya, muncul statemen menarik:
Diklat Prakarya merupakan salah satu proyek yang harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat untuk memuluskan implementasi kurikulum 2013, akibat belum adanya SDM untuk guru prakarya, maka pemerintah daerah melakukan kebijakan dengan mengikutkan guru-guru TIK diklat prakarya, diklat prakarya bukan berarti mengalihkan guru-guru TIK menjadi guru prakarya, namun diklat itu hanya sebatas pelatihan, jadi nggak usah dibuat terlalu bingung, Permen, SK dan Sertifikat pendidik dilihat dari aspek legalitas lebih kuat dibandingkan dengan hanya sertifikat pelatihan yang diadakan LPMP, P4TK dll.

Walaupun demikian, saya pribadi tetap tegas mengatakan kebijakan"NGAWUR" jika dalam kenyataanya pada tahun ajaran 2014/2015 nanti, guru TIK/KKPI tetap disuruh mengampu mata pelajaran Prakarya, karena bagaimanapun Guru TIK tetap TIDAK COCOK untuk mengampu mata pelajaran Prakarya.

Nah.. terus siapa yang cocok untuk mengajar mata pelajaran Prakarya...?

2 Guru yang menurut saya paling cocok untuk mengampu  pelajaran Prakarya, dibandingkan guru berlatar belakang pendidikan yang lain, seperti Guru Pendidikan Agama, PKn, Bhs. Indonesia, Bhs. Inggris, Matematika, Bhs. Jawa, BK, Penjas Orkes, TIK, IPA, IPS, sekali lagi 2 (dua, bukan lagi kampanye loh ya...) Guru yang cocok untuk mengampu mata pelajaran Prakarya:
  • 1. Guru Keterampilan, di beberapa daerah contoh kabupaten semarang keterampilan diisi oleh guru Tata Busana, jadi guru inilah yang cocok untuk mengampu mata pelajaran Prakarya.
  • 2. Guru Seni Budaya, walaupun dalam struktur kurikulum 2013 ada mata pelajaran seni budaya sendiri, tapi menurut saya Guru Seni Budaya ini juga cocok untuk mengampu mata pelajaran Prakarya.

Nah.... bagaimana dengan peran guru TIK/KKPI di sekolah...? haruskah menganggur... tidak dapat jam mengajar....? tentu tidak ada kata menganggur dalam kamus Mr. Mung, kerjaan "seabreg" tiap hari selalu menanti Guru TIK/KKPI, berikut 2 (dua... sekali lagi, saya tidak lagi kampanye loh ya....) 2 hal yang merupakan tugas penting yang menanti guru TIK/KKPI di sekolah:
  • 1. Peran guru TIK/KKPI menjadi semakin penting sebagai pembimbing, fasilitator dan pengajar dalam implementasi kurikulum 2013.
  • 2.Tugasnya membimbing, memfasilitasi pendidik, dan tenaga kependidikan, point ini saja kalau benar-benar dilaksanakan dilapangan, guru TIK "ora kober" duduk santai, Tapi bukan berarti Guru TIK/KKPI terus menjadi PESURUH yang seenaknya jadi bahan suruhan guru lain untuk angkat junjung media yang dipakai guru. :) 

Jadi, sampai detik ini tetap kita tunggu juknis dan permendikbud yang sebentar lagi terbit, informasinya saat ini permendikbud sudah di meja pak Menteri (M. Nuh) sedang diseleksi lagi oleh tim ahli, semoga cepat selesai dan menghasilkan permendikbud yang tidak merugikan guru TIK/KKPI.

Koleksi Tutorial Blog

Arsip Blog