Info Penting

Tugas Blogging 3 Kelas IX Semester 1 Tahun 2018

K egiatan pembelajaran dengan materi Blogging fokus utamanya adalah bagaimana siswa diharapkan bisa menulis dengan baik di blog yang suda...

Artikel Terbaru

Hati-Hati Penipuan Surat Permintaan Data Prestasi Akademik Dirjen Dikmen

28 Okt 2018 - - 1

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan disposisi surat dari kepala sekolah untuk menyelesaikan laporan data Prestasi Akademik yang segera dikirim tanggal 29 Oktober 2018, surat yang tampak resmi sudah dicetak beserta lampiran format laporan, cukup meyakinkan, hanya saja belajar dari pengalaman, ada permintaan data yang langsung membuat saya curiga dan yakin ini pasti surat palsu dan usaha penipuan.

Kenapa saya curiga?

Surat dengan No: 3375/D4/KU/2018 tertanggal Jakarta-25-Oktober-2018, dari KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  MENENGAH PERTAMA DAN MENENGAH ATAS dengan alamat Kompleks Kemdikbud Jalan Jenderal Sudirman Gedung E Lantai 5 Senayan, Jakarta 10270, dikirim melalui email [email protected] subjek Surat Permintaan Data Prestasi Akademik, isi lengkap suratnya sebagai berikut:


Dalam rangka mendukung Visi dan Misi Pemerintah Republik Indonesia dalam bidang akademik sehingga mampu menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal, berdaya saing, cerdas, inovatif dan kreatif, Maka Pemerintah Tahun Anggaran 2018/2019 akan berupaya memberikan bantuan Beasiswa Prestasi Akademik dan non-Akademik bagi siswa/i berprestasi jenjang  SMP/SMA&SMK  baik Negeri/Swasta, Bantuan dana yang akan diberikan harus bersifat transparan akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan baik penyalurannya maupun penggunaannya.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 7 Tahun 2013, tentang pedoman penyusunan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 017/2018, di pandang  perlu untuk membuat persyaratan dalam  pemberian bantuan sebagaimana (format terlampir), Adapun data tersebut akan dijadikan bahan evaluasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutnya kami mohon kesediaan dan Kerjasama Saudara/i untuk mengirimkan data siswa/i yang berprestasi di Bidang Akademik sebagaimana format terlampir, dengan ketentuan sbb.

  1. Data Siswa/i sesuai urutan peringkat prestasi berdasarkan jumlah nilai rapor paling tinggi di kelas (ruangan belajar). 
  2. Data Siswa/i Prestasi maksimal 7 (Tujuh) orang setiap kelas (ruangan belajar) persemester.
  3. Kolom yang tersedia di format tabel data mohon untuk tidak di kosongkan dan harap terlebih dahulu di lengkapi dan diisi dengan benar sebelum dikirim atau dilaporkan.
  4. Data tersebut di kirim melalui via e-mail ke [email protected] dengan menggunakan format terlampir dalam bentuk file Excel atau Word.
  5. Dan data dapat dikirim atau dilaporkan paling lambat Tanggal. 29-Oktober-2018 sesuai dengan format terlampir.
berikut format kolom yang diminta: 


Dari permintaan tabel diatas, yang membuat saya curiga adalah pada kolom NO. TELPON ORANG TUA/WALI, kemudian saya baca kembali isi surat di atas ternyata pengiriman data melalui email [email protected] Alamat email yang digunakan untuk pengiriman email menggunakan email gratisan @gmail.com, dari sini menambah kecurigaan saya bahwa ini adalah surat palsu mengatasnamakan kementerian, dan modus utamanya adalah meminta data lengkap peserta didik, kemudian data lengkap orang tua termasuk jenis pekerjaan, alamat rumah, dan yang paling berbahaya disini adalah adanya nomor telepon orang tua.

Kenapa saya katakan paling berbahaya? dengan mengetahui data siswa, data orang tua, dan jenis pekerjaanya, seorang penjahat akan berusaha memanfaatkan nomor telepon yang tersedia untuk mulai melancarkan kejahatanya, bisa menipu mengatas namakan sekolah, misal saja mengatakan bahwa siswa atas nama xxx kena kasus narkoba dan sedang ada di kantor polisi, atau mengalami kecelakaan yang membutuhkan biaya segera, dan ujung-ujungnya meminta transfer uang sesegera mungkin kepada orang tua, dan penjahat juga dengan sangat detail mengatakan nama siswa dan nama orang tua sehingga bisa meyakinkan orang tua murid.

Apa yang harus dilakukan?

Jika sekolah anda menerima email yang sama atau sejenisnya, jangan langsung mengirim data yang diminta sebelum anda memastikan kebenaran permintaan data tersebut, anda bisa bertanya kepada dinas pendidikan setempat tentang kebenaran surat permintaan data tersebut, anda juga bisa melihat ciri-cirinya, informasi tersebut resmi dari pemerintah atau dikirim oleh penipu dengan melihat email pengirim, email resmi kementerian akan menggunakan domain resmi kementerian, sebagai contoh: data@kemdikbud.go.id BUKAN menggunakan email gratisan seperti pada email palsu ini: dapodikdasmenkemendikbud@gmail.com. Ciri-ciri yang lainnya adalah permintaan data lengkap orang tua beserta nomor telepon orang tua, setelah anda yakin bahwa ini adalah surat penipuan, abaikan saja permintaan data tersebut.

Surat-surat sejenis yang terindikasi surat palsu ini juga pernah di posting di website resmi kementerian dengan judul: Hati-hati Surat Palsu yang Mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/11/hatihati-surat-palsu-yang-mengatasnamakan-kementerian-pendidikan-dan-kebudayaan.

Demikian, Semoga kita semua terhindar dari kejahatan-kejahatan yang semakin merebak baik secara offline maupun online ini. Aamiin...

1 komentar

Follow Me


Iklan

Tutorial Blogger

Arsip Blog