Info Penting

Tutorial Blogger Terlengkap Sistematis dilengkapi Video Tutorial

T utorial blogger di internet sangat banyak pilihannya, anda bisa memilih tutorial mana yang akan anda ikuti dan praktikkan supaya anda bi...

Artikel Terbaru

Nilai Merah Raport Guru di SIMPKB Bertambah, ini Penyebabnya

7 Agt 2018 - - 20

Mungkin anda termasuk Guru yang sedikit nilai merahnya di raport simpkb beberapa tahun yang lalu, atau bahkan tidak ada merahnya sama sekali sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2017, sehingga tetap santai menikmati hidup, mengajar seperti biasa, bercengkrama dengan siswa, tanpa ada beban sama sekali, tapi... eh  ternyata tahun 2018 saat iseng login di https://app.simpkb.id/gtk ternyata dikejutkan dengan munculnya nilai merah pada raport simpkb, apa ini penyebabnya?.

Nilai merah raport Guru di SIMPKB tiap tahun bertambah, hal ini dikarenakan kriteria capaian minimal (KCM) tiap kompetensi terus naik, Pada tahun 2015 KCM berdasar UKG 2015 adalah 5.5, kemudian pada tahun 2016 naik menjadi 6.5 dan pada tahun 2017 sudah naik lagi menjadi 7.0, dan sekarang tahun 2018 rata-rata yang dikehendaki pemerintah ternyata naik menjadi 7.5 selanjutnya target di tahun 2019 menjadi 8.0.

Dengan naiknya kriteria capaian minimal tiap tahun inilah yang menyebabkan nilai merah raport di SIMPKB kian bertambah jika tidak segera kita perbaiki dengan mengikuti kegiatan Guru Pembelajar yang diselenggarakan pemerintah melalui situs simpkb.id.

Berikut grafik target rata-rata nilai kompetensi Guru tiap tahun sampai tahun 2019:

Bagaimana Bapak/ Ibu Guru? apa sudah login dan cek nilai merah di SIMKB? semoga tidak bertambah banyak merahnya ya... 😃.

20 komentar

  1. Balasan
    1. OOO bunder, hehe... bgmn pak Imam, merahnya berapa?

      Hapus
  2. Y .Pasti santai menikmati hidup.
    Terus kita mau bgmn Pak.?!

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap-siap dan tetap belajar sepanjang hayat. :)

      Hapus
  3. Setiap kli dibuka nilai mrh gmn agr jita bs mmperbaiki? Pdahal sll bk simpkb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kepada Guru yang Nilai Merah 1 – 5 mengikuti Diklat Moda Daring (Online ), Nilai Merah 6 – 7 mengikuti Diklat Model Campuran (Moda Daring dan Tatap Muka ).

      Hapus
  4. Ehhh... Mr. Mung.. konco prajab..😁 sehat selalu dan berkarya nggih... 😊

    BalasHapus
  5. Meskipun telah mengikuti di tahun 2016 dg nilai yg baik semua bahkan tidak ada nilai merah namun ketika masuk di tahun 2017 yg tadinya nilai baik berubah menjadi merah karena bobot nilainya jadi jatuh dg ketentuan yg baru tahun 2017, begitu masuk tahun 2018 nilainya naik lagi otomatis nilai yg baik di waktu 2016 semakin jatuh lagi nilainya dg ketentuan tahun 2018. Menurut saya ini bunder, emgnya guru disamain dg aplikasi yg harus di up date seperti di google play store?! Parah nih... Guru itu manusia bukan robot!!! Lebih baik saya ikut gabung proyek penelitian/research dg negara lain daripada di negeri sendiri seperti ini. Jangankan guru, BJ Habibi saja yg sudah senior di abaikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya begitulah pak yanuar, bagaimana dengan tahun 2020 dan seterusnya apa ya nilainya akan sampai 100 ? sangat-sangat tidak mungkin untuk guru-guru di Indonesia.

      Hapus
  6. Semua serba mungkin kesiapan yg beragam utk menghadapi perkembangan jaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. serba mungkin termasuk menuntut guru utk mendapat nilai 100 di UKG nya?

      Hapus
  7. Kapan diklatnya untuk perbaikan nilai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditunggu saja undanganya di web simpkb.id, kalau memang program Guru Pembelajar masih berjalan, pasti akan segera ada informasi selanjutnya.

      Hapus
  8. Judulnya Program Setengah Hati,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe... masa setengah hati, ya semoga saja kedepan akan semakin lancar jaya.

      Hapus
  9. Guru Juga Manusia Inginkan Hudup ini tenang, Tidak Ingin Banyak Beban, Kalau Memang Pemerintah Menginginkan Prestasi kita Baik, yah Tidak apa-apa. Kita Sebagai Guru Mungkin Ingin Memperbaikinya demi untuk mendapatkan nilai yang lebih baik lagi.Demi Kemajuan Kita Semua.Demi Cita-Cita Anak Bangsa.

    BalasHapus

Follow Me


Iklan

Tutorial Blogger

Arsip Blog