Info Penting

Tugas Blogging 3 Kelas IX Semester 1 Tahun 2018

K egiatan pembelajaran dengan materi Blogging fokus utamanya adalah bagaimana siswa diharapkan bisa menulis dengan baik di blog yang suda...

Artikel Terbaru

Ciri-Ciri Surat Palsu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tentang Permintaan Data Siswa

27 Okt 2018 - -

Surat palsu yang berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditujukan kepada sekolah-sekolah di seluruh Indonesia beberapa bulan terakhir ini cukup meresahkan dan mengganggu pekerjaan sekolah yang mendapatkan surat palsu tersebut, hal ini karena permintaan data pada surat tersebut cukup banyak.

Surat palsu yang beredar biasanya berisi permintaan data-data siswa lengkap dengan data orang tua termasuk diantaranya adalah pekerjaan orang tua dan nomor telepon aktif orang tua/ wali.

Kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia telah merilis pemberitahuan yang berkaitan dengan surat palsu tersebut yang bisa anda lihat pada postingan dengan judul "Hati-hati surat palsu yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan".

Berikut akan saya paparkan ciri-ciri surat palsu dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan:

  1. Surat dikirim melalui email yang menggunakan email gratisan seperti gmail.com, Yahoo.com, atau penyedia email gratis lainnya, namun biasanya yang paling sering digunakan adalah email gmail.com.
    Kementerian akan menggunakan email resmi dengan domain [email protected] dalam menerima atau mengirim email kepada sekolah. Kementerian jarang sekali mengirim email ke sekolah satu persatu, yang sering dilakukan adalah kementerian akan menginformasikan melalui website resmi kementerian dan memberikan link download format yang diminta kementerian. Jika permintaan data berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan daerah tertentu maka akan ada informasi secara individu atau melalui grup kepada kepala sekolah dari pejabat dinas setempat.
  2. Surat yang dikirim berisi tentang permintaan data peserta didik lengkap dengan data orang tua atau wali murid beserta pekerjaan dan juga nomor telepon aktif yang bisa dihubungi.
  3. Tanggal pada surat biasanya dibuat sangat mepet dengan waktu Pengiriman data, hal ini bertujuan supaya sekolah tidak sempat melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke dinas setempat.
  4. Email penerima data-data yang sudah dibuat sekolah menggunakan email gratisan seperti email gmail.com, contoh: [email protected]
  5. Surat palsu biasanya tidak tersedia nomor telepon resmi kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  6. Penerima email bisa melihat daftar email sekolah lain yang menerima email palsu tersebut, dalam hal ini tampak bahwa pengirim email memiliki daftar email sekolah sekolah kemudian menggunakan cara pengiriman email masal.
Demikian Ciri-Ciri Surat Palsu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sering dikirim ke sekolah-sekolah untuk meminta data-data siswa dan orang tua siswa. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Follow Me


Iklan

Tutorial Blogger

Arsip Blog