Info Penting

Aplikasi Yasin dan Tahlil No 1 di Google dan Playstore

A plikasi Yasin dan Tahlil terbaik nomor 1 di Google dan Playstore kaya akan fitur dan konten yang bermanfaat untuk amalan sehari-hari u...

Info Penting

Artikel Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Telegram. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat dan Mengelola Grup di Telegram Lengkap

Membuat dan Mengelola Grup di Aplikasi Telegram sebenarnya cukup mudah, karena memang sudah tersedia menu dan petunjuknya dengan jelas di aplikasi. Biar lebih jelas, pada postingan ini akan saya bahas mulai bagaimana membuat grup telegram, kemudian menambah bot pendukung grup telegram, menambah admin baru pada grup yang kita buat, mengatur grup telegram untuk anggota grup, terakhir akan saya jelaskan bagaimana melakukan video call dalam grup yang bisa menampung 1000 orang sekali panggilan, dan yang jelas gratis.


Sebelum mempraktikan pembuatan dan pengelolaan grup telegram, usahakan akun anda sudah disetting username telegramnya nya, caranya adalah sebagai berikut:
  1. Buka aplikasi telegram anda
  2. Klik garis tidak di pojok kiri atas - kemudian klik Setting
  3. Klik Edit profil - Username - isi username anda, kemudian klik Save


A. Membuat Grup Telegram

Untuk membuat grup di telegram caranya adalah sebagai berikut:
  1. Buka aplikasi telegram anda
  2. Klik garis tiga di pojok kiri atas - dan klik New grup

  3. Tuliskan nama grup yang anda inginkan, disini anda bisa juga langsung menambahkan foto profil grup anda, atau bisa juga dirubah dilain waktu - selanjutnya klik Next
     
  4. Silahkan tambahkan 1 (satu) nama anggota grup bisa masukan trainer pendamping lain, kemudian klik tombol Create, dan grup telegram anda sudah selesai dibuat.


B. Menambah Bot Pendukung Grup Telegram

Bot di telegram sangatlah banyak, anda bisa mencari di telegram sesuai kebutuhan. Sebagai contoh pada panduan ini, saya persilahkan anda menambahkan Mungbot (bot telegram karya Mung Media) yang bisa berfungsi sebagai penyambut member baru, merespon member grup dalam memberi informasi berdasarkan kata kunci tertentu yang sudah saya tambahkan dalam database bot ini.

Untuk menambahkan Mungbot ini, silahkan lakukan langkah berikut:
  1. Klik titik tiga di pojok kanan atas grup yang sudah anda buat - kemudian klik Add members
  2. Pada kotak pencarian, silahkan anda ketik mungbot, jika sudah ditemukan silahkan anda klik mungbot tersebut, kemudian klik tombol Add.
  3. Kalimat penyambut member baru mungbot defaultnya adalah: "Selamat datang Sdr/i [nama] @username di NAMA GRUP, semoga bermanfaat.", kalimat ini bisa diganti sesuai kebutuhan dengan cara mengetik /help kemudian kirim digrup, mungbot akan merespon dengan mengirimkan informasi tentang format penulisan untuk merubah kalimat penyambut member barunya.
  4. Silahkan anda tuliskan kalimat sesuai keinginan dengan diawali /welcome disambung kalimat selanjutnya, bot ini mendukung tag [firstname], [username], [grupname], <b>teks tebal</b>, <i>teks miring</i>, maksudnya adalah ketika anda menuliskan tag [firstname], maka bot akan mendeteksi nama depan dari member yang baru bergabung.

C. Menambah Admin Baru

Untuk menambahkan admin baru pada grup yang sudah anda buat, ikuti langkah berikut:
  1. Klik nama grup anda - kemudian klik titik tiga di pojok kanan atas - klik manage grup

  2. Klik Administrators
  3. Klik Add Administrator
  4. Cari nama anggota grup yang akan dijadikan admin baru


    disini anda bisa menonaktifkan fitur-fitur untuk admin baru yang akan anda tambahkan, jika akan diberi hak penuh, anda bisa aktifkan semua fitur, kemudian dibagian bawah anda bisa tuliskan Admin/ Trainer dan terakhir klik tombol Save.

D. Mengatur grup telegram untuk anggota grup

Untuk mulai mengatur grup silahkan klik titik tiga di pojok kanan atas - klik manage grup


Perhatikan nomor 1, 2, dan no 3 pada gambar di bawah ini:

# No 1: berfungsi untuk mengatur tipe grup, yaitu Private Group atau Public Group, silahkan pilih sesuai kebutuhan, jika grupnya bersifat rahasia atau orang tertentu saja yang bisa bergabung ke dalam grup, maka pilihlah Private Group, link masuk ke grup dengan tipe private ini unik, bisa di rubah jika link dianggap bocor. 
Jika anda akan membuat group yang sifatnya umum, siapapun pengguna telegram bisa menemukan dan bergabung maka pilihlah Public Group, link masuk grup dengan tipe publik ini bisa dibuat dengan nama yang lebih simpel dan mudah diingat.

# No 2: berfungsi untuk mengatur histori chat dalam grup, anda bisa memilih visible jika menghendaki anggota baru bisa membaca chat sebelumnya, dan pilihan Hidden, jika anda menghendaki anggota baru tidak bisa membaca chat sebelumnya.

#No 3: berfungsi mengatur fitur-fitur yang bisa digunakan oleh anggota grup, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan dan tipe grup yang anda buat.

E. Video Call dalam Grup Telegram

Untuk melakukan video call dalam grup telegram, silahkan ikuti langkah berikut:
1. Klik icon Chat di kanan atas, kemudian pilih Start video chat

2. Pilih tampilan nama anda saat video call grup berjalan, bisa akun pribadi atau tampil dengan nama grup, silahkan sesuaikan dengan selera dan kebutuhan anda, kemudian klik Continue.

Video call grup telegram akan aktif, sampai panduan ini dibuat, informasi dari telegram bahwa untuk video call grup telegram mampu menampung 1000 anggota dan dibatasi tampilan video untuk 30 anggota pertama saja, selebihnya hanya suara saja.

4. Untuk melakukan share screen dalam video call grup telegram ini silahkan anda klik icon share screen di bawah, kemudian klik jendela yang akan dibagikan, kemudian klik tombol SHARE SCREEN.


Demikian, selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Lebih Canggih! inilah 10 Fitur Telegram yang belum dimiliki WhatsApp

Beberapa minggu yang lalu Aplikasi WhatsApp mengeluarkan kebijakan yang cenderung merugikan pengguna, yaitu ketentuan dan kebijakan privasi terbaru untuk pengguna. Salah satu hal penting dari kebijakan baru ini adalah WhatsApp membagikan data pengguna dengan Facebook. Data yang dibagikan tersebut meliputi Phone Number, Email Address, Contacts, Coarse Location, Device ID, User ID, Advertising Data, Purchase History, Product Interaction, Payment Info, Crash Data, Performance Data, Other Diagnostic Data, Customer Support, Product Interaction, Other User, Content, Metadata.


Kebijakan tersebut tentu akan menimbulkan pro dan kontra, efek buruknya WhatsApp jadi ditinggalkan penggunanya, banyak yang beralih ke aplikasi alternatif lain seperti telegram dan signal.

Berkah buat aplikasi telegram karena berdasarkan informasi yang dipublikasikan pihak telegram, aplikasi chatting telegram kebanjiran pengguna baru, dalam 72 jam terakhir ada 25 juta pengguna baru, wow... mantabb bukan? dan sekarang memiliki 500 juta pengguna aktif.

Telegram surpassed 500 million active users. In the past 72 hours alone, more than 25 million new users from around the world joined Telegram.

Secara teknis sebenarnya antara WhatsApp dan Telegram memiliki kesamaan, yaitu sama-sama sebagai aplikasi chatting. Namun, dari segi fitur kedua aplikasi ini memiliki beberapa perbedaan. Pada artikel kali ini saya akan sajikan 10 Fitur Telegram yang belum dimiliki WhatsApp.

1. Multiple Account/ Banyak Akun dalam satu Aplikasi


Fitur canggih dan keren yang pertama ini adalah mengelola banyak akun dalam satu aplikasi (saat ini maksimal 3 nomor berbeda dalam satu aplikasi), anda bisa melihat contoh pada tampilan layar di atas, aplikasi telegram yang saya install di laptop ini saya tambahkan satu akun baru dengan nomor berbeda, dan saya beri nama berbeda pula, pemberitahuan pesan akan terus masuk, dan anda bisa dengan mudah beralih dari satu akun ke akun lainnya, tentu saja fitur ini gak bakalan ada di WhatsApp.

2. Multiple Device/ Aktif di banyak perangkat

Nah, fitur keren yang kedua ini jelas tidak akan anda temui di WhatsApp, kecuali suatu saat nanti WhatsApp merubah sistemnya, fitur yang termasuk saya sukai ini adalah dapat masuk ke Telegram dari sebanyak mungkin perangkat yang Anda suka pada saat yang bersamaan. Cukup gunakan nomor ponsel utama Anda untuk masuk ke mana pun, dan kerennya adalah ponsel utama anda tidak harus aktif dan terkoneksi internet setiap saat. Hal ini tentu berbeda jika anda menggunakan WhatsApp di banyak perangkat yang mewajibkan ponsel utama tetap terkoneksi internet.

3. Telegram Bot


Telegram bot adalah sebuah bot atau robot yang diprogram dengan berbagai perintah untuk menjalankan serangkaian instruksi yang diberikan oleh pengguna. Telegram bot ini bisa dibuat oleh pengguna individu, perusahaan atau bahkan pihak telegram sendiri, dengan berbagai fungsi dan tujuan. Contoh telegram bot yang dibuat oleh Mung Media, botnya diberi nama @mungbot, bot ini bisa menyambut member baru di group telegram, merespon kata kunci tertentu baik dengan teks maupun dengan gambar,  dll, Ada juga telegram bot yang dibuat untuk memberikan informasi cuaca, bot untuk pembelajaran, dan masih banyak lagi lainnya, anda cukup cari saja di pencarian telegram telegram bot sesuai dengan keinginan anda.

4. Group Super Jumbo


Anda tidak perlu khawatir saat membuat group di telegram, karena telegram mendukung sampai dengan 200.000 anggota group, tidak seperti group di WhatsApp yang hanya menampung maksimal 257 orang saja.Wow..!! mantapp bukan?

5. Secret Chat/ Obrolan Rahasia

Telegram mempunyai fitur unggulan bernama Secret Chat. Ruang obrolan di Secret Chat sebenarnya sama saja dengan ruang obrolan biasa, bedanya adalah Secret Chat memiliki sistem keamanan berlapis yang meminimalisir ruang obrolan disusupi, dan juga Secret Chat ini tidak tersimpan di servernya telegram, dan akan terhapus otomatis sesuai pengaturan yang ditentukan pengguna.


6. Server proxy

Masih berkaitan dengan fitur ke-2 di atas, kepedulian Telegram terhadap privasi pengguna tidak berhenti di fitur obrolan rahasia saja. Lebih lanjut, Telegram juga menawarkan opsi bagi pengguna untuk mengatur server proxy yang dapat menyembunyikan lokasi pengguna layaknya VPN. Untuk mengaturnya, pengguna hanya perlu pergi ke Settings > Data Storage > Proxy Settings, lalu memasukkan detail yang dibutuhkan.


7. Chat Folder 


Salah satu fitur aplikasi Telegram yang tidak dimiliki oleh aplikasi jenis lain adalah anda bisa membuat pengelompokan chat dengan fitur folder. Selayaknya penyimpanan di komputer, anda bisa mengelompokkan grup dan akun ke dalam folder tertentu. Dengan adanya fitur ini, bagi anda pengguna telegram yang memiliki banyak group dan teman, bisa dengan mudah membuat folder dengan kategori sesuai dengan kebutuhan. Misalnya anda ingin memisahkan antara teman sekolah, teman seprofesi, kumpulan group hoby, dll. Setelah berhasil membuat folder, Telegram akan membuat sebuah tab baru yang bisa anda pilih dengan mudah.

8. Slow Mode


Slow Mode memungkinkan admin group untuk mencegah adanya pesan spam di dalam grup. Dengan Slow Mode, admin grup dapat mensetting waktu tunggu dari setiap pengiriman pesan oleh anggota group.

9. Schedule Messages dan Chat Senyap


Fitur Telegram yang ke sembilan ini adalah Schedule Messages dan Send Without Sound. Dengan Schedule Messages, pengguna dapat menjadwalkan pesan yang ingin dikirim, berdasarkan tanggal dan waktu. Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna hanya perlu mengetik pesan yang hendak dikirim, kemudian, tekan agak lama ikon kirim pesan hingga pilihan Schedule Messages atau Send Without Sound tampil. Jika menggunakan Schedule Messages, pilih jam dan tanggal untuk pesan ini dikirim. Sedangkan Send Without Sound akan langsung mengirim pesan tanpa suara notifikasi di penerima.


10. Kirim Dokumen Tanpa Kompresi

Dengan fitur ini pengguna bisa mengirim beragam jenis dokumen dengan ukuran asli atau tanpa kompresi. Baik dalam bentuk foto, video, dokumen, rekaman suara dan file lainnya, semua bisa dikirim dengan kualitas terbaik. Batasan maksimal ukuran file yang bisa dikirim di telegram adalah 2GB. Wow ini benar-benar mantapp!.


Nah, keren dan canggih kan fitur-fiturnya? selamat menggunakan aplikasi telegram yang keren dan canggih ini, Semoga bermanfaat.

Cara Menghapus Akun Telegram Lewat Web dan Android

Ada berbagai alasan kenapa akun telegram ingin dihapus, diantaranya adalah akun telegram terindikasi dibajak atau dihack orang yang tidak bertanggung jawab, ada juga alasan lain yaitu mulai bosan dengan aplikasi telegram. Nah, jika anda menginginkan untuk menghapus akun telegram, berikut ada dua cara menghapus akun telegram, yaitu melalui website telegram.org dan melalui aplikasi telegram yang sudah terinstall di perangkat android.

Berikut Cara Menghapus Akun Telegram Lewat Web

  1. Buka situs https://my.telegram.org/auth?to=deactivate
  2. Tuliskan nomor hp anda di kolom “Your Phone Number” lengkap dengan kode negara, Indonesia maka di awali dengan +62
  3. Klik tombol next, untuk mendapatkan kode konfirmasi dari telegram yang akan dikirim melalui sms.
  4. Isikan kode konfirmasi pada kolom yang disediakan, kemudian klik tombol Sign in.
  5. Selajutnya isi alasan kenapa Anda akan menghapus akun telegram. kemudian klik Done.
  6. Terakhir anda pilih Yes Delete My account.

Cara Menghapus Akun Telegram Menggunakan Perangkat Android


  1. Buka menu pengaturan atau setting
  2. Kemudian pilih privacy and security, kemudian anda pilih Delete my account if away for
  3. Pilih waktu penghapusan, misal anda pilih 1 month maka akun telegeram anda akan otomatis terhapus jika anda tidak login dengan akun tersebut setelah 1 bulan.
Demikian Cara Menghapus Akun Telegram Lewat Web dan Android, semoga bermanfaat.

Akun Telegram Anda dibajak Orang, Segera Lakukan Hal ini

Akun telegram dibajak orang lain apakah benar bisa terjadi? saat awal aplikasi ini diluncurkan, pihak telegram sudah pernah membuat sayembara, bagi siapa saja yang mampu membobol atau menemukan celah sistem keamanan aplikasi telegram, akan mendapatkan hadiah $200.000 USD, kalau dirupiahkan kira-kira sekitar 2,7 Milyar ($1 USD =  13.500), wow.... sangat fantastis bukan? dan ternyata belum ada yang mampu menemukan celah keamanan aplikasi buatan Pavel Durov dari Rusia ini.

Pada posting sebelumnya yang saya beri judul Anakku Kena Tipu Pusat Telegram, sekilas sudah saya singgung cara mengatasi masalah yang saya alami pada beberapa hari yang lalu, pada postingan kali ini akan saya bahas secara khusus terkait hal yang harus anda lakukan jika akun telegram anda dibajak orang yang tidak bertanggung jawab.

Bagaimana cara kerja Pembajak Akun Telegram?

Sebelum membahas langkah yang harus dilakukan jika akun telegram anda dibajak orang lain, saya kira anda perlu tahu bagaimana cara kerja pembajak akun telegram ini, dikarenakan sampai saat ini belum ada yang mampu menemukan celah keamanan aplikasi telegram ini.
Cara kerja membajak akun telegram adalah dengan mengelabui korban untuk membacakan atau mengirimkan kode keamanan yang terkirim ke hp korban
Salah satu keunggulan aplikasi telegram ini adalah, aplikasi ini tidak mengharuskan nomor yang terhubung dengan aplikasi telegram ini online/ terkoneksi internet, jadi selama nomor hp itu aktif bisa menerima sms untuk verifikasi nomor, maka aplikasi telegram bisa berjalan dan bisa memanfaatkan fitur-fitur hebat aplikasi telegram.

Pembajak akun telegram dalam aksi kejahatanya bisa menggunakan aplikasi telegram yang bisa di unduh di playstore, menggunakan aplikasi desktop, atau bisa juga menggunakan aplikasi telegram berbasis web yang bisa di akses di web.telegram.org, selanjutnya memasukan nomor hp korban, dan memilih opsi kirim kode melalui sms, selanjutnya penjahat akan menelpon korban dengan mengaku dari pusat aplikasi telegram dengan gaya bahasa dan nada yang meyakinkan bahwa ada keperluan teknis terkait aplikasi telegram yang dipakai korban, maka meminta korban untuk membacakan kode verifikasi yang sudah diterima korban melalui sms, jika korban berhasil dikelabui, maka akun telegram bisa diakses dari perangkat lain dengan mudah, berbagai informasi pribadi, daftar teman, chating, akan mudah diakses penjahat, dan bisa digunakan untuk menjalankan aksi kejahatan berikutnya, bisa menipu teman korban, mengaku butuh pulsa, butuh uang, dll.

Langkah-langkah yang harus dilakukan, jika akun telegram dibajak:

Setelah anda menyadari bahwa anda termasuk korban pembajakan akun telegram, segera lakukan hal-hal berikut:

  1. Buka aplikasi telegram yang terinstall di hp anda, tekan garis tiga dipojok kiri atas
  2. Pilih dan tekan Setting
  3. Pilih dan tekan Privacy and Security
  4. Pilih dan tekan Active Sessions
  5. Pada tampilan active sessions anda bisa melihat perangkat apa saja yang sedang mengakses akun telegram anda, anda bisa memilih perangkat yang tidak anda kenali dengan cara menekan lama dan tekan OK untuk konfirmasi terminate this session, jika anda merasa ragu, dan ingin mengakhiri semua session yang ada, anda bisa menekan Terminate All Other Sessions, dengan cara ini, akun telegram anda akan aman kembali, dan hanya terbuka di hp anda saja, sedangkan di perangkat lain otomatis akan tertutup.

Jika anda masih mendapatkan masalah terkait akun telegram anda, saya sarankan anda minta bantuan ke telegram langsung melalui https://telegram.org/support, silahkan anda laporkan masalahnya, supaya bisa dibantu untuk penghapusan/ mereset total akun telegram anda, jika sudah mendapatkan balasan sukses direset total, silahkan anda coba lagi untuk install dan membuat akun telegram di hp anda.

Demikian langkah-langkah yang bisa anda lakukan segera setelah akun anda dibajak orang. Semoga Bermanfaat.

Anakku Kena Tipu Pusat Aplikasi Telegram

Modus penipuan semakin hari semakin banyak modelnya, mulai dari modus penipuan yang langsung menginformasikan dapat hadiah baik melalui sms maupun telpon, modus penipuan melalui internet yang kebanyakan menggunakan blog gratisan, dan ada juga modus kejahatan lain yang melalui media sosial seperti facebook, whatsApp, BBM, atau melalui aplikasi yang terkenal kuat tingkat keamanannya yaitu aplikasi telegram, karena bagaimanapun kuatnya sebuah sistem keamanan aplikasi, celah-celah yang bisa dijadikan kelemahan suatu aplikasi tetap akan ditemukan oleh pelaku kejahatan.

Anakku kena tipu pusat aplikasi telegram, baca judul postingan ini pasti anda langsung berkomentar "tidak mungkinlah pusat aplikasi telegram menipu atau melakukan tindak kejahatan", aplikasi yang sudah terkenal kuat sistem keamanannya ini akhir-akhir ini sedang banyak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan yang tujuan utamanya adalah mengakses akun telegram dari tempat lain, setelah akun telegram korban bisa diakses, data komunikasi di telegram akan bisa diambil atau bisa juga mengirim pesan ke korban berikutnya menggunakan akun kita, tentu hal ini sangat berbahaya bukan?.

Tanggal 2 Mei 2018 sekitar pukul 17.45 WIB, saya dan anak istri sholat berjamaah di masjid, selesai sholat anak pertama saya pulang terlebih dulu, dan ternyata mendapati smartphone saya berdering pertanda ada orang telpon, karena saya masih di Masjid, anak sayapun menerima telpon tersebut tujuanya mau memberi informasi kalau Bapaknya masih di Masjid. Nah.... disinilah penjahat mulai beraksi, dengan mengaku dari pusat aplikasi telegram dan meminta anak saya membuka sms untuk membacakan kode keamanan dari telegram yang masuk, setelah dibacakan telponpun ditutup.

"Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya. Tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!"

Sekitar 15 menit setelah telpon ditutup saya pulang dan dapat laporan katanya ada telpon masuk mengaku dari pusat telegram kemudian disuruh membacakan angka yang masuk lewat sms, sayapun kaget, waduh... ini anak... sambil mulut ini ngomel dan menjelaskan apa yang terjadi, smartphone saya ambil dan segera mengecek ke bagian setting keamanan aplikasi telegram, benar juga.... akun telegram saya di akses dari tempat lain menggunakan perangkat android VIVO, sayang sekali saya lupa screnshoot buktinya karena langsung saya terminate/ mengakhiri akses akun telegram saya dari perangkat tersebut, dengan cara ini akses akun telegram dari tempat lain otomatis tertutup, dan tidak bisa lagi melanjutkan aksi kejahatanya.

Berikut informasi yang berisi IP komputer tersangka tempat akun telegram saya diakses.

Semoga saja dalam waktu 15 menit belum sempat melakukan tindak kejahatan, paling baru melihat ribuan chat dan group yang belum dibaca, hehe....
Setelah proses terminate akses akun dari lokasi lain, saya ambil hp dengan nomor berbeda, dan coba untuk telpon kenomor 081369161865 yang barusan dipakai buat meminta kode keamanan telegram, dan benar juga, orang ini mengaku dari pusat telegram, namun setelah saya ngomong sesuatu (sensor), langsung ditutup sama orang ini.

Pelajaran yang bisa  diambil dari kisah nyata yang baru saya alami ini adalah:

  1. Jangan mudah percaya dengan pengakuan jabatan seseorang melalui telepon yang ujung-ujungnya meminta data pribadi atau informasi yang sifatnya rahasia, seperti password, pin, kode keamanan, dll.
  2. Jika sudah terlanjur data keamanan diberikan, segera lakukan tindakan pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti segera mengganti password, mengakhiri akses akun, atau ekstrimnya menghapus akun.
  3. Sedini mungkin berilah pengetahuan ke anak-anak kita tentang adanya tindak kejahatan-kejahatan yang berkaitan dengan teknologi.
  4. Jika memang berisi data rahasia, lebih baik smartphone anda kunci supaya tidak sembarangan anak bisa membuka untuk membaca sms, whatsApp, dll.

Demikian, semoga bisa diambil hikmahnya. aamiin...

200 Juta Pengguna Telegram dalam 1 Bulan

Ting tong.... Ada pesan masuk di aplikasi telegram, saat saya cek ternyata berasal dari notifikasi servis aplikasi telegram, biasanya saya hanya baca sekilas saja, tapi malam ini saya sempatkan baca di sumber informasinya yaitu dari web resmi telegram.org, isi beritanya adalah prestasi aplikasi telegram yang dalam 30 hari terakhir, aplikasi telegram digunakan oleh 200.000.000 orang.

Wow.... angka yang sangat-sangat fantastis dan spektakuler. Pavel Durov (CEO Telegram) mengatakan ini adalah angka gila dengan standar apa pun. Jika Telegram adalah sebuah negara, itu akan menjadi negara terbesar keenam di dunia, sebagai catatan penting, aplikasi ini tidak di iklankan untuk mencapai jumlah user yang fantastis ini, ini murni dari pengguna aplikasi yang mengundang dan mengajak pengguna lain.

Tidak seperti aplikasi perpesanan populer lainnya, Telegram tidak memiliki pemegang saham atau pengiklan, telegram tidak berurusan dengan pemasar, penjual data, atau bahkan lembaga pemerintah. Sejak diluncurkannya pada bulan Agustus 2013, telegram belum pernah mengungkapkan satu byte data pribadi pengguna telegram kepada pihak ketiga, benar-benar fokus telegram memberikan layanan kepada pengguna secara gratis, aman, dan cepat.

Aplikasi ini memang pantas mendapat sambutan yang luar biasa dan sangat layak digunakan oleh siapapun, dengan berbagai keunggulan, fitur-fitur yang komplit, pengguna dipersilahkan membuat stiker sendiri seperti yang pernah saya bahas pada postingan Cara Membuat Stiker Sendiri di Aplikasi Telegram Pada Android, pengguna aplikasi telegram ini juga dipersilahkan membuat bot telegram sendiri, sehingga aplikasi perpesanan ini menjadi semakin canggih digunakan seperti yang pernah saya bahas di Membangun Kelas Online Dengan Aplikasi Telegram Bagian yang saya tulis dalam 4 kali postingan.

Bagaimana? apakah masih ada yang belum mengenal aplikasi telegram? silahkan dicoba dan rasakan kehebatanya.

Akhirnya Pemerintah Normalkan Kembali Aplikasi Telegram

Pemerintah Indonesia dalam hal ini melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah menyetujui akan melakukan normalisasi aplikasi telegram berbasis web dalam minggu-minggu ini setelah sarana itu diblokir sejak 14 Juli 2017. Tentu saya secara pribadi senang mendengarnya, kursus online dan sharing ilmu melalui group telegram bisa tetap lancar tidak ada kendala yang berarti.

Konferensi pers dilaksanakan usai pertemuan Pavel Durov (CEO Telegram) dan Kementerian Kominfo untuk menindaklanjuti mekanisme penanganan konten negatif terutama terorisme sekaligus upaya membuka blokir Telegram oleh pemerintah.

Dalam pertemuan itu keduanya sepakat membentuk saluran khusus komunikasi antara kementerian dengan Telegram sehingga menjadikan penanganan konten negatif menjadi lebih efektif.

Durov mengatakan, pemblokiran aplikasi Telegram berbasis web akibat dari adanya salah paham yang terjadi dalam komunikasi via email antara Kementerian Kominfo dan pihak Telegram.

Sebelumnya, keputusan pemblokiran terhadap 11 DNS Telegram berbasis web dilakukan setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika mengirimkan permintaan melalui email.

Permintaan menutup ribuan konten terorisme dan radikalisasi yang tersebar dalam 11 DNS itu dikirim mulai 29 Maret 2016 sampai 11 Juli 2017.

Namun semua permintaan itu tidak mendapatkan tanggapan. Mengenai hal itu, Durov menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan itu dan mengakui telah menerima email komunikasi dari Kemkominfo, pada 16 Juli 2017. (sumber)

Aplikasi Telegram Diblokir, Kursus Online Gratis Untuk Peningkatan Kompetensi Guru Terganggu

Aplikasi telegram yang beberapa kali saya angkat dalam postingan di blog mrmung.com malam ini, di Indonesia sudah tidak bisa diakses dan digunakan kembali (http://web.telegram.org) alias di blokir oleh pemerintah.

Selama ini aplikasi chat telegram saya gunakan untuk kursus online gratis, turut serta dalam meningkatkan kompetensi Guru di Indonesia yang digagas Ikatan Guru Indonesia dalam kanal SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog), dengan pemblokiran ini tentu saja Kursus Online Gratis Untuk Peningkatan Kompetensi Guru Terganggu, padahal dalam waktu kurang dari 1 tahun (sudah sampai gelombang ke 7), kursus online SAGUSABLOG telah melahirkan lebih dari 500 blog guru/ blog pendidikan yang di isi konten-konten pendidikan, pembelajaran online, dan konten-konten bermanfaat lainya.

Banyak sekali kursus online gratis yang digagas Ikatan Guru Indonesia yang selama ini menggunakan aplikasi perpesanan telegram, seperti: SAGUSANOV (Satu Guru Satu Inovasi), SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog), SAGUSAMIK (satu guru satu buku), SAGUSAMIK (satu guru satu komik), SAGUSANDRO (satu guru satu karya animasi drawing), dan masih banyak sekali kanal di telegram yang merupakan salah satu upaya turut serta dalam meningkatkan kompetensi guru di Indonesia dengan moda daring, gratis, tidak terbatas jarak dan waktu.

Aplikasi telegram, merupakan aplikasi perpesanan yang ringan, powerfull, dan memiliki fitur-fitur yang handal apalagi jika sudah didampingi dengan bot telegram, aplikasi perpesanan telegram ini jadi sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan, pegawai, pengusaha, pebisnis online dan masyarakat umumnya.

Keputusan pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bisa anda baca diSiaran Pers Kementerian Komunikasi dan Informatika No. 84/HM/KOMINFO/07/2017, tentang Pemutusan Akses Aplikasi Telegram, berikut isi siaran pers dari kominfo:
Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tanggal 14 Juli 2017 telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram. Pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Adapun ke-11 DNS yang diblokir sebagai berikut: t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org. Dampak terhadap pemblokiran ini adalah tidak bisa diaksesnya layanan Telegram versi web (tidak bisa diakses melalui komputer).

“Saat ini kami juga sedang menyiapkan proses penutupan aplikasi Telegram secara menyeluruh di Indonesia apabila Telegram tidak menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan konten-konten yang melanggar hukum dalam aplikasi mereka. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” papar Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa aplikasi Telegram ini dapat membahayakan keamanan negara karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan kasus terorisme.

Dirjen Aptika juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 40 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kemkominfo selalu berkoordinasi dengan lembaga-lembaga Negara dan aparat penegak hukum lainnya dalam menangani pemblokiran konten-konten yang melanggar peraturan perundangan-undangan Indonesia.
Jakarta, 14 Juli 2017
Biro Humas
Kementerian Komunikasi dan Informatika

Bagaimana menurut anda? Apakah anda sepakat untuk diblokir aplikasi perpesanan telegram? atau anda merasa tidak sepakat atas pemblokiran ini? jika anda merasa tidak sepakat dengan keputusan ini, silahkan anda ikut berpartisipasi dalam petisi untuk pembatalan pemblokiran aplikasi telegram di Indonesia: https://www.change.org/p/kementerian-komunikasi-dan-informatika-ri-batalkan-pemblokiran-aplikasi-chat-telegram?recruiter=746743480 :

Berikut isi petisi yang bisa anda ikuti untuk mendukung dibatalkannya pemblokiran layanan chat telegram di Indonesia:
Memblokir Telegram dengan alasan platform itu dijadikan platform komunikasi pendukung terorisme mungkin mirip dengan membakar lumbung padi yang ada tikusnya.

Lebih buruk lagi, karena pendukung terorisme atau hal-hal lain yang merongrong NKRI apa pun tetap bisa berkomunikasi di platform lainnya. Bila Anda aktif di Facebook, Whatsapp, BBM, mungkin juga pernah melihat konten kebencian atau "anti-NKRI" dan sejenisnya yang melintas bebas dibagikan dan diteruskan ke khalayak luas.

Ada banyak pengguna Telegram yang menikmati fitur-fitur aplikasi tersebut yang tidak/belum mampu disediakan pendahulunya maupun app sejenis. Para pemakai Telegram juga sedikit tenang karena, setidaknya sejak didirikan, data mereka tidak dipakai perusahaan skala besar untuk keperluan monetisasi. Para pengguna itu menjadi korban karena tak bisa mengakses Telegram, atau harus repot sedikit untuk melangkahi blokir pemerintah.

Sebaiknya pemerintah menunjukkan upaya terlebih dahulu dalam berkomunikasi dengan Telegram (yang pendirinya belum terlalu lama ini jalan-jalan dengan santai di berbagai pelosok Indonesia), yang senantiasa aktif menanggapi laporan blokir grup pendukung terorisme. Laporan-laporan itu bahkan dilakukan proaktif oleh beberapa orang dari komunitas pengguna Telegram. Ikuti Petisi DISINI


Mungkin saja target pemerintah selanjutnya adalah  pemblokiran Facebook, Google beserta produknya seperti Youtube, Google, Gmail, Google Map, dll. Alasannya Facebook dan Google banyak digunakan untuk membagikan berita yang suka menjatuhkan kredibilitas pemerintahan serta banyak digunakan sebagai media propaganda teroris ISIS, nah kalau ini juga sampai terjadi, menurut saya lebih baik koneksi Internet di Indonesia dimatikan saja, sekalian kembali kezaman BATU.

Pebisnis Online jangan kejang-kejang ya.... kalau sampai target selanjutnya itu terjadi, kita berdoa saja semoga Pemerintah tetap bisa memberi kebijakan yang terbaik untuk Indonesia dan semoga senantiasa dalam Ridlo Allah SWT. Aamiin...
MERDEKA!!!

Membangun Kelas Online Dengan Aplikasi Telegram Bagian 4:Setting ManyBot (Bagian Akhir)

Bagian akhir pada rangkaian artikel tentang cara membuat kelas online dengan menggunakan aplikasi perpesanan telegram adalah setting bot instan dari @ManyBot. 

Invite dan Setting ManyBot 
Bot siap pakai ini akan kita gunakan sebagai bot yang mampu merespon setiap perintah/ permintaan dari anggota group, dan mencocokan dengan perintah yang sebelumnya sudah dipasang didalam bot ini.)
1. Invite ManyBot, dan buka ManyBot kemudian klik Start untuk mengaktifkan ManyBot, kemudian kita buat bot dengan mengetikan /addbot tekan enter, maka respon ManyBot seperti yang tampak pada gambar berikut:


2. Berikutnya diminta membuka BotFather untuk mendapatkan API token, karena pada tahap sebelumnya kita sudah mendapatkan token dari botfather, jadi kita tinggal klik tombol I’v copied the API token,  dilanjutkan dengan mempaste token, kemudian respon ManyBot adalah meminta kita memasukan token dan mengirimkannya melalui kolom chat di ManyBot, perhatikan gambar berikut:


Jika token yang kita kirim benar, maka ManyBot sudah bisa mendeteksi bot yang sudah kita buat di BotFather, yaitu bot @kelastikbot seperti pada gambar dibawah ini:

4. Berikutnya anda bisa melanjutkanya dengan memberi deskripsi pada bot, misal: “Bot telegram kelas online untuk membantu anggota group mendapatkan informasi penting”,

Bot sudah siap untuk kita kelola dengan cara memanggil username bot yang telah kita buat, kemudian klik start untuk memulai membuat perintah-perintah yang bisa direspon robot telegram yang kita buat ini.

Berikut informasi yang diberikan bot yang telah kita buat dengan ManyBot:
📢 Posting
/newpost - send a post to your subscribers
/schedule - view your scheduled posts
/subscribers - see how many subscribers you have
👾 Commands and Bot Menu
/commands - manage custom commands and user menues
🔧 Settings
/botlang - set up your bot language
/setdescription - change the description of your bot
/autoposting - set up autoposting from Twitter, YouTube, RSS, VK
/channels - automate posting from your bot to a Telegram channel
/admins - manage admins of your bots
📚 Tutorials
/tutorials - discover how to create and manage your bots
💢 Other
/help - this menu
Have further questions? You can always reach us at hello@manybot.

Setting Bot yang telah kita buat
Tahap berikutnya kita akan membuat sebuah perintah yang bisa dipanggil oleh anggota group, atau pengguna bot kita, caranya adalah sebagai berikut:
1. Klik tombol Custom Commands

2. Klik tombol Create Command

3. Misal kita akan membuat perintah /materi, dengan perintah ini anggota group kelas online bisa mendapatkan informasi materi melalui group kelas online cukup dengan mengetik /materi kemudian tekan enter.

4. Tuliskan informasi yang dibutuhkan, selanjutnya klik kirim, dan terakhir klik tombol Save untuk menyimpan hasil pembuatan perintah /materi ini.

Proses pembuatan perintah di bot selesai, hal ini ditandai dengan muncul tombol baru (/materi)pada bot seperti gambar berikut:


Bot yang sudah kita buat ini bisa kita invite atau tambahkan ke group kelas online yang sudah kita buat, dan bot siap digunakan dalam group kelas online.

Didalam group kelas online, misal ada anggota group yang menuliskan /materi enter, maka akan tampil seperti pada gambar berikut:


Demikian, rangkaian artikel Cara Membuat Kelas Online Interaktif dengan aplikasi perpesanan Telegram, dengan cara ini pula, anda bisa mempraktekan untuk menjadikan bot telegram yang kita buat sebagai alat promosi, pelayanan otomatis untuk penjualan produk yang kita jual.

Semoga bermanfaat.

Follow Me

Foto Mr. Mung
ttd Mr. Mung

Tutorial Blogger

Pilih Arsip Blog